KISAH MUHAMMAD ALI DALAM MEMPERTAHANKAN AGAMANYA
KISAH MUHAMMAD ALI DALAM MEMPERTAHANKAN AGAMANYA
Assalamu’alaikum..,
Muhammad Ali adalah seorang legendaris tinju kelas berat yang
sangat terkenal diseluruh dunia. Sebelum masuk Islam ia bernama Cassius
Marcellus Clay Jr., yang lahir pada tanggal 17 Januari 1942 di Kentucky,
Amerika Serikat. Pilihannya untuk beragama Islam maka ia turut menamai dirinya
dengan nama yang layak bagi seorang Muslim, ia memutuskan mengubah nama
tersebut menjadi Muhammad Ali.
Pada tahun 1967, gelar juara dunia kelas berat atas nama Muhammad
Ali dicopot oleh WBA (World Boxing Association) dan WBC (World Boxing
Council). Kejadian ini membuat dunia heboh dan terkejut, bertanya-tanya
akan alasannya. Ternyata penyebab Muhammad Ali di copot gelar tersebut ialah
karena ia menolak untuk ikut wajib militer, dikarenakan perang Vietnam pada
saat itu sedang bergejolak dan perang tersebut tidak sesuai dengan yang
diajarkan oleh agamanya, agama Islam.
Awalnya Ali sudah dipanggil oleh angkatan darat (AD) untuk
mengikuti wajib militer pada tanggal 28 April 1967. Namun Ali tidak memenuhinya
hingga panggilan yang ketiga, karena dianggap melakukan pelanggaran, Ia
langsung dimasukkan ke dalam penjara dan dicopotnya gelar juara dunia tinju
kelas berat oleh WBA dan WBC. Padahal sebelumnya Ali telah mengharumkan
negaranya ketika olimpiade Roma 1960, ia berhasil menyumbangi emas dari cabang
olahraga tinju. Namun pada akhirnya pada tanggal 20 Juni 1967 Ali dinyatakan
bersalah oleh pihak pengadilan karena menolak wajib militer untuk perang vietnam.
Hasil keputusan yang dijatuhkan pengadilan menarik perhatian
masyarakat dunia. Banyak masyarakat dunia maupun warga Amerika Serikat yang
protes kepada pemerintah dan elit politik yang telah mencampuri dunia olahraga.
Ali mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satu organisasi yang selalu
mendampinginya ialah organisasi Nation Of Islam (NOI) yang diketuai oleh Elijah
Muhammad.
Walaupun Ali berkulit hitam dan seorang muslim, ternyata ia
juga berhasil mendapatkan dukungan dari warga AS yang berkulit putih
dan beragama kristen protestan. Seperti yang diketahui bahwa sebelum-sebelumnya di Amerika telah
terjadi perbedaan hak bagi warga minoritas, terutama orang yang berkulit hitam.
Dukungan-dukungan dari berbagai kalangan sangat berpengaruh, akhirnya pada
tanggal 28 Juni 1971 Mahkamah Agung (MA) Amerika memutuskan mencabut hukuman untuk Muhammad Ali. Sidang ini
dikenal dengan sidang antara Ali versus Amerika Serikat (Ali vs AS).
Permasalahan ini ternyata menimbulkan dampak positif bagi orang
berkulit hitam Amerika, walaupun mereka merupakan warga minoritas AS, namun
telah terjadi persamaan hak dengan yang berkulit putih, dan tidak lagi memandang
berdasarkan warna kulitnya. Dampak lainnya daripada kejadian ini ialah
mengispirasinya para musisi untuk menciptakan lagu-lagu yang bertopik
antiperang dan menginginkan kedamaian.
Amin..
0 Response to "KISAH MUHAMMAD ALI DALAM MEMPERTAHANKAN AGAMANYA"
Post a Comment